Program “klik link dan lihat website dibayar dollar” di internet biasa disebut PTC (Paid to Click) Program. Ada banyak situs yang bergerak di bidang jasa PTC ini. Ada banyak yang scam (melakukan penipuan alias tidak membayar) dan ada sebagian kecil yang benar-benar membayar membernya.
Salah satu situs PTC yang benar-benar membayar yang akan saya jelaskan panjang lebar di dalam e-book ini adalah : bux.to
Di “bux.to” setiap member mendapat bayaran dari setiap link iklan yang diklik dan dikunjungi websitenya selama 30 detik secara otomatis. Sebagai member, Anda dibayar $0.01dari setiap link yang diklik. Untuk menambah penghasilan Anda maka Anda bisa mengajak orang lain sebagai team kerja Anda. Setiap klik yang dilakukan oleh team Anda, maka Anda mendapatkan tambahan $0.01 per klik tanpa mengurangi hasil yang diperoleh team kerja Anda.
Pada mulanya saya berpikir bahwa kegiatan ini tidak akan menghasilkan uang yang cukup memadai karena saya melihat nilai $0.01 yang kalau dirupiahkan hanya sekitar Rp.100 per klik (Kurs $1 = Rp.10.000,-). Namun ternyata jumlah ini bisa berlipat gAnda apabila kita membentuk team kerja (Referral).
Contoh perhitungan komisi: -Anda klik 10 link iklan per hari = 10 link x $0.01 = $0.10 -30 referral mengklik 10 link iklan per hari = 30 x 10 x 0.01 = $3.00
-Penghasilan harian Anda = $0.10 + $3.00 = $3.10
-Penghasilan mingguan Anda = $3.10 x 7 hari = $21.70
-Penghasilan bulanan Anda = $3.10 x 30 hari = $93.00
Dan kalau dirupiahkan = 930.000 rupiah (asumsi kurs $1 = Rp. 10.000)
Lumayan, bukan? Ini baru kegiatan yang dilakukan oleh Anda bersama 30 referral Anda. Bagaimana jika Anda memiliki 100 atau lebih referral? Coba kita hitung jika misalnya Anda memiliki 100 orang referral dan masing¬-masing referral melakukan klik 10 link per hari, maka Anda akan mendapatkan :
100 orang x 10 link x $0.01 = $10 per hari
atau sekitar Rp.100.000,- per hari
dalam satu bulan Anda bisa mengantongi Rp. 3 JUTA
Jadinya Anda bisa cashout (tarik uang) setiap harinya, karena cashout bisa Anda lakukan kalau saldo minimal di account Anda $ 10.
Perhitungan di atas tentu saja terjadi kalau Anda dan para team kerja
Anda melakukan kegiatan mengklik link di member area “bux.to” setiap hari. Tentu saja tidak semua orang mau dan mampu melakukan kegiatan tersebut setiap hari. Namun Anda jangan kuatir, karena dari sekian banyak referral Anda, pasti ada beberapa orang yang mau aktif agar mendapatkan dollar dengan cara yang begitu mudah seperti Anda.
Anda hanya perlu promosi dan promosi. Ingat jumlah pengguna internet di Indonesia saat ini telah mencapai angka 25 jutaan orang lebih. Untuk mencari 100 atau 1000 orang referral aktif dari 25 juta orang itu tidaklah sesulit yang Anda bayangkan.
Lagipula Anda tetap bisa mendapatkan komisi meski Anda bekerja sendiri, tapi memang butuh waktu yang lama kalau kerja sendiri. Untuk mengantisipasi agar Anda tetap mendapat komisi lebih besar dan lebih cepat, maka Anda sedapat mungkin setiap online atau mengakses internet menyempatkan diri untuk masuk ke member area “bux.to” Anda dan melakukan klik di menu “Surf Ads”. Dan jangan lupa sempatkan untuk promosi link Anda.
Jika kesulitan melakukan perekrutan team kerja, Anda bisa membeli referral aktif di “bux.to” yang bisa memberikan hasil maksimal untuk Anda. Sekadar info, ada member luar negeri yang bisa menghasilkan $5000 lebih sebulan dengan membeli referral aktif di “bux.to”.
Bagi Anda yang tidak mau keluar uang ada cara gratis mendapatkan referral sebanyak-banyaknya yaitu dengan menyebarkan e-book panduan gratis yang telah berisi link referral Anda.
Sebarkan e-book secara gratis melalui iklan baris online, atau jika Anda memiliki website/blog sendiri, Anda bisa menawarkan e-book gratis tersebut melalui web/blog Anda ini. Atau juga bisa menggunakan jasa iklan otomatis program PPC (Pay Per Click), tapi disana Anda harus membayar.
Untuk Anda yang berminat dan ingin lebih jelas dengan program PTC dari bux.to bisa download panduannya di sini
Tuesday, July 28, 2009
Sunday, April 12, 2009
jika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan
Diposkan oleh Sukadi di 10:46 AM Sunday, April 12, 2009
mungkin saja dan pasti saja semua pernah mengalami yang namanya keinginan tidak tercapai.. rasanya seperti Tuhan tidak adil. kita menyalahkan keadaan, nasib, orang lain, dan bahkan tak sungkan-sungkan menyalahkan Tuhan. padahal, kalau kita mau telaah lagi nih, sebenarnya Tuhan itu lebih ngerti apa yang terbaik buat kita. benar tidak?. kita musti sabar, akan lebih baik jika kita mensyukuri apa yang kita peroleh..percaya saja, semua indah pada waktunya.
jika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, kita harus mensyukuri apa yang kita peroleh..
jika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, kita harus mensyukuri apa yang kita peroleh..
1 komentar
Friday, April 10, 2009
Tuhan, aku datang pada-MU
Diposkan oleh Sukadi di 2:54 PM Friday, April 10, 2009
Tuhan,
aku datang kali ini, membawa ketidak-mengertianku tentang jalanku. aku tak tahu, mana yang pertama kali harus aku dahulukan, dadaku dulu, ataukah kepalaku dulu. kurasa sujudku selama ini belum sebanding dengan apa yang telah Engkau berikan kepadaku.
duhai Dzat Yang Maha Sempurna.. aku tak layak untuk mengeluh kepada-MU, karena yang kemarin dan yang sekarang saja belum sempat aku syukuri, paling ujung dari keluhku nanti adalah meminta lagi kepada-MU. jangan, jangan kau biarkan aku kufur nikmat, tenggelamkan aku kedalam samudera syukur yang akan meringankan perhitunganku kelak di padang terakhir ajalku.
Tuhan,
maaf andai aku lancang, jangan bosan andai aku terus 'mengemis' pada-MU, karena kepada siapa lagi aku harus meminta kalu bukan kepadamu, Dzat Maha Sempurna, pemilik hidupku, yang mempunyai otoritas penuh atas diriku.
Tuhan,
aku datang pada-MU..
aku datang kali ini, membawa ketidak-mengertianku tentang jalanku. aku tak tahu, mana yang pertama kali harus aku dahulukan, dadaku dulu, ataukah kepalaku dulu. kurasa sujudku selama ini belum sebanding dengan apa yang telah Engkau berikan kepadaku.
duhai Dzat Yang Maha Sempurna.. aku tak layak untuk mengeluh kepada-MU, karena yang kemarin dan yang sekarang saja belum sempat aku syukuri, paling ujung dari keluhku nanti adalah meminta lagi kepada-MU. jangan, jangan kau biarkan aku kufur nikmat, tenggelamkan aku kedalam samudera syukur yang akan meringankan perhitunganku kelak di padang terakhir ajalku.
Tuhan,
maaf andai aku lancang, jangan bosan andai aku terus 'mengemis' pada-MU, karena kepada siapa lagi aku harus meminta kalu bukan kepadamu, Dzat Maha Sempurna, pemilik hidupku, yang mempunyai otoritas penuh atas diriku.
Tuhan,
aku datang pada-MU..
1 komentar
Wednesday, April 1, 2009
Tuhan, ini aku yang datang
Diposkan oleh Sukadi di 5:53 PM Wednesday, April 1, 2009
Tuhan,
ini aku, hamba-Mu yang sering ngeluh datang lagi.
saking percayanya aku sama Engkau, aku sering merepotkan-Mu dengan curahanku. kemarin saja aku belum lulus, tapi sekarang aku sudah konsultasi lagi, tapi ini bukan karena aku nyerah, aku datang karena aku sayang Engkau. rasa sayang yang mungkin hanya sepersekian persen dari sayang-Mu kepadaku.
Tuhan,
Engkau begitu perhatian sama aku, hingga tak Kau biarkan ruang dalam hari-hariku sepi tanpa cinta-Mu. saat aku mulai terbangun Engkau sudah mempersiapkan untukku sinar matahari yang begitu hangat, lalu saat siang Engkau tegakkan mentari untuk mengukur derajat sukurku kepada-Mu, kemudian saat malam datang Engkau hadirkan pekat dengan berhias bintang dan rembulan. begitu sayang Engkau padaku, hingga tak luput aku dari perhatian-Mu.
Tuhan,
aku mohon maaf andai masih sering lalai, ampuni aku jika sering menganggap enteng perintah-Mu, aku terlalu menganggap bahwa dosaku masih bisa terimbangi oleh sisa hidupku, padahal aku juga ga ngerti kapan Engkau akan melunaskan jatah umurku..
Tuhan,
beri aku kesempatan lagi ya, biar aku mempebaiki akhlakku, andaipun kelak timbangan keburukanku lebih berat dari pada timbangan kebaikanku, tapi minimal aku pernah benar-benar sayang kepada-Mu. aku adalah milik-Mu, dan hidupku adalah hak-Mu...
ini aku, hamba-Mu yang sering ngeluh datang lagi.
saking percayanya aku sama Engkau, aku sering merepotkan-Mu dengan curahanku. kemarin saja aku belum lulus, tapi sekarang aku sudah konsultasi lagi, tapi ini bukan karena aku nyerah, aku datang karena aku sayang Engkau. rasa sayang yang mungkin hanya sepersekian persen dari sayang-Mu kepadaku.
Tuhan,
Engkau begitu perhatian sama aku, hingga tak Kau biarkan ruang dalam hari-hariku sepi tanpa cinta-Mu. saat aku mulai terbangun Engkau sudah mempersiapkan untukku sinar matahari yang begitu hangat, lalu saat siang Engkau tegakkan mentari untuk mengukur derajat sukurku kepada-Mu, kemudian saat malam datang Engkau hadirkan pekat dengan berhias bintang dan rembulan. begitu sayang Engkau padaku, hingga tak luput aku dari perhatian-Mu.
Tuhan,
aku mohon maaf andai masih sering lalai, ampuni aku jika sering menganggap enteng perintah-Mu, aku terlalu menganggap bahwa dosaku masih bisa terimbangi oleh sisa hidupku, padahal aku juga ga ngerti kapan Engkau akan melunaskan jatah umurku..
Tuhan,
beri aku kesempatan lagi ya, biar aku mempebaiki akhlakku, andaipun kelak timbangan keburukanku lebih berat dari pada timbangan kebaikanku, tapi minimal aku pernah benar-benar sayang kepada-Mu. aku adalah milik-Mu, dan hidupku adalah hak-Mu...
0 komentar
Sunday, March 29, 2009
Maknai Hidup Yang Tidak Sempurna Ini
Diposkan oleh Sukadi di 12:44 PM Sunday, March 29, 2009
Mungkin kita sering mendengar tentang
sebuah pepatah yang berbunyi demikian: sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Pepatah bijak yang jika kita cerna maknanya sangat dalam, tak ada sesuatu yang bisa kita dapat secara instan. Hal yang besar mulanya dari kecil, yang banyak awalnya dari yang sedikit, dan masih banyak lainnya. Walau bunyi katanya cenderung sering dipersepsikan dengan menabung, namun pada dasarnya pepatah ini tak melulu hanya menekankan tentang gaya hidup hemat atau ketekunan kita untuk menabung.
sebuah pepatah yang berbunyi demikian: sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Pepatah bijak yang jika kita cerna maknanya sangat dalam, tak ada sesuatu yang bisa kita dapat secara instan. Hal yang besar mulanya dari kecil, yang banyak awalnya dari yang sedikit, dan masih banyak lainnya. Walau bunyi katanya cenderung sering dipersepsikan dengan menabung, namun pada dasarnya pepatah ini tak melulu hanya menekankan tentang gaya hidup hemat atau ketekunan kita untuk menabung.
Dalam segala aspek kehidupan pepatah ini sangat relevan untuk kita terpkan. Tak semua dalam hidup ini dapat diukur dengan materi, keikhlasan misalnya. Tak mudah untuk mengamalkan keikhlasan, walalupun kelihatannya hanya sepele, namun dalam pengaplikasiannya sangat sulit untuk dijalankan. Jika kita mampu mengoptimalkan kebaikan dalam diri kita, mulai dari perbuatan-perbuatan kecil yang disertai dengan ketulusan dan keikhlasan, niscaya kita akan mendapatkan kepingan-kepingan kebaikan dan kebahagiaan jiwa yang tentunya tak mampu diukur hanya dengan nialai rupiah.
Nilai dari keikhlasan jika kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari maka akan menjadikan kita kaya. Kaya disini bukan masalah materi, namaun kaya akan jiwa. Biarkanlah tabungan kebaikan kita menggunung, suatu saat akan ada nilai tukar tersendiri untuk mengganti semua yang kita lakukan. Kalau mau lebih dalam menyelami, materi akan datang dengan sendirinya jika kita punya daya tarik atau magnet untuk menariknya.
Keikhlasan, hal yang mudah untuk diucapkan namun sulit untuk dilakukan, namun seperti bunyi pepatah diatas, semua berawal dari sedikit, semua dimulai dari nol, agar menjadi pandai kita harus belajar, agar mampu menjalankan hal yang kecil ini kita harus memulai sedikit demi sedikit. Kalaupun kita tak mampu untuk mengaplikasikannya secara utuh, minimal kita punya keinginan yang kuat, hidup memang tak sempurna, tapi bagaimana cara kita untuk memaksimalkan yang tidak sempurna ini agar lebih punya makna. Terimakasih..
Nilai dari keikhlasan jika kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari maka akan menjadikan kita kaya. Kaya disini bukan masalah materi, namaun kaya akan jiwa. Biarkanlah tabungan kebaikan kita menggunung, suatu saat akan ada nilai tukar tersendiri untuk mengganti semua yang kita lakukan. Kalau mau lebih dalam menyelami, materi akan datang dengan sendirinya jika kita punya daya tarik atau magnet untuk menariknya.
Keikhlasan, hal yang mudah untuk diucapkan namun sulit untuk dilakukan, namun seperti bunyi pepatah diatas, semua berawal dari sedikit, semua dimulai dari nol, agar menjadi pandai kita harus belajar, agar mampu menjalankan hal yang kecil ini kita harus memulai sedikit demi sedikit. Kalaupun kita tak mampu untuk mengaplikasikannya secara utuh, minimal kita punya keinginan yang kuat, hidup memang tak sempurna, tapi bagaimana cara kita untuk memaksimalkan yang tidak sempurna ini agar lebih punya makna. Terimakasih..
1 komentar
Subscribe to:
Posts (Atom)
